19 Januari 2024 - 19:22
Serangan Perlawanan Islam Irak terhadap Pangkalan Militer AS di Erbil

Pangkalan militer Amerika di wilayah Kurdistan diserang.

Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, Perlawanan Islam Irak mengumumkan serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan militer Amerika di kota Erbil di Wilayah Kurdistan. Kelompok ini mengumumkan dalam sebuah pernyataan: :”Sebagai tanggapan atas kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Gaza, Mujahidin kami menargetkan pangkalan militer Amerika di dekat Bandara Erbil dengan sebuah pesawat tak berawak.”

Jaringan Al-Jazeera sebelumnya melaporkan ledakan kuat di sekitar Bandara Internasional Erbil. Namun saluran Arab Sky News mengklaim bahwa sebuah drone jatuh sebelum mencapai bandara Erbil. Jaringan Hadath juga melaporkan bahwa drone ini lepas landas dari kawasan "Al-Hamadaniyeh" di Mosul.

Jaringan "Al-Mayadeen" mengumumkan serangan drone perlawanan Irak terhadap pangkalan "Hemo" milik pendudukan Amerika di Suriah. Pangkalan mata-mata AS ini terletak di sebelah barat bandara Qamishli dan unsur rezim Zionis juga hadir di sana. Perlawanan Irak mengumumkan malam ini bahwa mereka melakukan serangan ini dengan pesawat tak berawak.

Dengan dimulainya perang rezim Zionis melawan Gaza dan pemboman tanpa henti terhadap kawasan perumahan, pendidikan dan medis di wilayah ini oleh para pembom rezim Tel Aviv, masing-masing kelompok perlawanan Islam di wilayah tersebut telah melakukan tugas untuk mendukung rakyat tertindas di Gaza.

Sementara itu, kelompok-kelompok Irak telah menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika di Irak dan Suriah lebih dari seratus kali dan membuat Amerika memahami bahwa biaya mendukung rezim Zionis dalam membunuh rakyat Gaza sangatlah tinggi.